Kanker Kulit
Kanker Kulit

Kanker kulit adalah pertumbuhan yang tidak terkendali pada sel kulit yang tidak normal. Kanker kulit muncul ketika terjadi kerusakan pada DNA sel-sel kulit, sehingga memicu mutasi atau perubahan materi genetik yang menyebabkan sel-sel kulit berkembang biak dengan cepat dan membentuk tumor ganas.1 Salah satu pemicu terjadinya mutasi yang menyebabkan kanker kulit adalah radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari atau proses penggelapan kulit dengan sinar ultraviolet yang dikenal dengan tanning. Matahari mengandung UV yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan mutasi genetik. Lampu matahari dan tempat tanning juga menghasilkan cahaya UV yang dapat merusak kulit.3

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Apa Itu Melanoma?
Apa Itu Melanoma?

Melanoma adalah bentuk paling berbahaya dari kanker kulit. Tumor jenis ini berasal dari melanosit, yaitu sel-sel di epidermis (lapisan atas kulit) yang memproduksi/berisi melanin yang berfungsi menyerap sinar UV dan melindungi kulit dari kerusakan.2

Melanoma sering menyerupai tahi lalat; beberapa berkembang dari tahi lalat yang sudah ada. Sebagian besar melanoma berwarna hitam atau cokelat, tetapi juga bisa menyerupai warna kulit, merah muda, merah, ungu, biru, atau putih. Melanoma disebabkan terutama oleh intensitas paparan UV (sering menyebabkan gosong karena terbakar sinar matahari), terutama pada mereka yang memiliki faktor risiko mudah terkena melanoma.2

Hampir semua melanoma dapat disembuhkan jika terdeteksi dan diobati dini. Sebaliknya, jika tidak terdeteksi dan diobati dini, kanker melanoma bisa berkembang dan menyebar ke bagian lain dari tubuh dalam waktu singkat. Penyebaran biasanya terjadi melalui saluran limfatik ke kelenjar getah bening, tetapi dapat pula menyebar melalui aliran darah ke organ-organ lain, seperti tulang dan otak,3 serta dapat menyebabkan kematian. Karena menyebabkan kematian yang paling sering, melanoma menjadi bentuk kanker kulit yang paling berbahaya. Diperkirakan pada tahun 2012 terdapat sebanyak 67.753 orang di Amerika Serikat didiagnosis memiliki melanoma dan sekitar 9.251 orang meninggal karenanya.4

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Stadium Kanker5
Stadium Kanker5

Tahap atau stadium kanker menentukan seberapa luas kanker sudah menyebar. Stadium kanker dibuatkan kode antara I hingga IV, di mana stadium paling rendah menunjukkan semakin sedikitnya penyebaran sel kanker, dan seterusnya. Stadium kanker kulit umumnya ditentukan dari informasi berikut:

  • seberapa jauh tumor tumbuh di dalam lapisan kulit,
  • apakah kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening terdekat, dan
  • apakah kanker sudah menyebar ke organ lain yang lokasinya berjauhan.
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Faktor Risiko
Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena melanoma adalah sebagai berikut: 3, 6

  • Memiliki banyak tahi lalat, bintik-bintik, atau flek (freckles).
  • Kulit pucat dan mudah terbakar sinar matahari.
  • Kulit tipe ini cenderung lebih sensitif terhadap melanoma karena tipe orang ini memiliki jumlah melanin yang paling sedikit untuk proteksi terhadap paparan sinar UV. Pasien yang memiliki riwayat kulit terbakar sinar matahari memiliki risiko terkena melanoma yang lebih tinggi dibandingkan orang yang belum pernah terbakar sinar matahari.
  • Kulit orang yang berambut pirang atau merah, atau memiliki kelainan pigmentasi seperti albino.
  • Memiliki anggota keluarga yang pernah menderita melanoma.
  • Tinggal di tempat yang terpapar dengan sinar matahari intensitas tinggi. Negara yang terpapar intensitas matahari tinggi di antaranya adalah Arizona, Hawaii, dan Australia.
  • Orang yang memiliki kekebalan imun rendah (misalnya pada pasien HIV atau pasien yang mengonsumsi immunosuppressant).
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Diagnosis Melanoma
Diagnosis Melanoma

Kenali Kanker Kulit Melanoma dengan ABCDE 

Berikut merupakan daftar perbedaan penampakkan dari melanoma dan tahi lalat normal. 2, 7

A – Asymmetry; bentuknya tidak simetris/tidak rata

B – Border; tak ada batas yang rapi dan jelas, tepinya kadang bergerigi

C – Color; warna bisa bermacam-macam atau berbayang, misalnya merah, biru atau lainnya

D – Diameter; melanoma biasanya berukuran lebih besar dari 6 mm, tapi kadang juga lebih kecil pada saat terdeteksi

E – Evolving; berubah ukuran, bentuk, warna, ketebalan, atau ada tanda baru seperti berdarah, gatal, atau berkerak

 

Kenali Kanker Kulit Melanoma dengan Pemeriksaan Sendiri 9

Munculnya tahi lalat baru atau perubahan bentuk dan/atau warna pada tahi lalat yang sudah ada biasanya menjadi pertanda umum atau gejala melanoma. Oleh karena itu, setiap orang disarankan melakukan pemeriksaan kulit sendiri dari ujung rambut hingga ujung kaki setiap bulan, sehingga mereka dapat mendeteksi apabila terdapat bentuk tahi lalat baru, lesi baru, atau perubahan lain yang mungkin adalah kanker atau prakanker. Kanker kulit yang ditemukan dan disingkirkan secara dini hampir selalu dapat disembuhkan.

Pelajari tanda-tanda kanker kulit dan apa yang harus dicari selama pemeriksaan sendiri. Jika ada yang mencurigakan, konsultasikan ke dokter.

Apa yang akan Anda butuhkan: cahaya yang terang, cermin besar, cermin tangan, dua kursi, pengering rambut, peta tubuh, dan pensil.

1

Periksa wajah Anda, terutama hidung, bibir, mulut, dan telinga - depan dan belakang. Gunakan salah satu atau kedua cermin untuk mendapatkan pandangan yang jelas.

 

2

Periksa kulit kepala Anda juga, gunakan pengering rambut dan cermin untuk mengekspos setiap bagian untuk melihat. Minta bantuan seorang teman atau anggota keluarga, jika diperlukan.

 

3

Periksa tangan Anda dengan teliti: telapak dan punggung tangan, antara jari-jari dan di bawah kuku. Lanjutkan sampai pergelangan tangan untuk memeriksa baik depan maupun belakang lengan Anda.

 

4

Berdiri di depan cermin yang besar. Mulai dari siku telusuri semua sisi lengan atas Anda. Periksa juga ketiak Anda.

 

5

Selanjutnya fokus pada leher, dada, dan torso (batang tubuh). Wanita harus mengangkat payudara untuk melihat bagian bawah payudara.

 

6

Dengan punggung menghadap ke cermin besar, gunakan cermin tangan untuk memeriksa bagian belakang leher, bahu, punggung atas, dan setiap bagian belakang lengan atas yang tidak bisa Anda lihat pada langkah 4.

 

7

Masih menggunakan kedua cermin, telusuri punggung bawah, bokong, dan bagian belakang kedua kaki.

 

8

Duduklah; topangkan kaki kanan pada kursi lainnya. Gunakan cermin tangan untuk memeriksa alat kelamin. Periksa bagian depan dan sisi kedua kaki, paha, pergelangan kaki, ujung kaki, antara jari kaki, dan di bawah kuku. Periksa telapak kaki dan tumit. Lakukan hal yang sama pada kaki kiri.

  

Apa yang Dokter Mungkin Lakukan untuk Pemeriksaan Kanker Kulit Melanoma 3, 5

Untuk memeriksa melanoma dan penyebarannya, berikut alternatif beberapa tindakan pemeriksaan yang dokter Anda mungkin akan ambil:

  1. Pemeriksaan fisik kondisi kulit dan medical history. Biopsi kulit dengan pengambilan sampel dapat digunakan untuk pemeriksaan tanda-tanda yang dicurigai melanoma.
  2. Pemeriksaan kelenjar getah bening terdekat untuk melihat apabila terjadi pembesaran ukuran dari ukuran normalnya, yang dapat dilanjutkan dengan biopsi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  3. Imaging test untuk melihat apakah terjadi penyebaran kanker ke bagian tubuh lain seperti paru-paru, otak, dan liver. Tes ini meliputi positron emission tomography (PET scan), computed tomography (CT scan), dan magnetic resonance imaging (MRI). Teknik lainnya dapat meliputi fotografi seluruh bagian tubuh (total body photography).
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Panduan Pencegahan5, 12
Panduan Pencegahan5, 12

Beberapa tips pencegahan kanker kulit:

  • Hindari paparan langsung sinar UV dan cari tempat berteduh terutama antara pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore, di mana pada waktu-waktu ini matahari akan berada pada puncak terpanas. Hal ini untuk menghindari paparan langsung sinar UV yang ada pada sinar matahari.
  • Hindari tanning (menggelapkan warna kulit di bawah sinar matahari/UV).
  • Menutupi tubuh dengan pakaian,termasuk topi bertepi lebar dan kacamata hitam yang dapat melindungi dari sinar UV.
  • Gunakan tabir surya dengan spektrum luas (UVA/UVB) dengan SPF 15 atau lebih tinggi setiap hari. Untuk kegiatan di luar ruangan yang lebih lama, gunakan tabir surya spektrum luas (UVA/UVB) tahan air dengan SPF 30 atau yang lebih tinggi.
  • Oleskan kira-kira 2 sendok makan tabir surya ke seluruh tubuh 30 menit sebelum bepergian di luar ruangan. Oleskan kembali setiap dua jam atau seketika sesudah berenang atau sesudah berkeringat banyak.
  • Periksa kulit Anda dari kepala hingga kaki (head-to-toe) setiap bulan dengan langkah-langkah yang telah dijabarkan.
  • Temui dokter Anda setahun sekali untuk melakukan pemeriksaan kulit profesional. Konsultasikan kepada dokter jika melihat perubahan bentuk pada tahi lalat atau bintik-bintik di tubuh.
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Pilihan Terapi
Pilihan Terapi

Tingkat kesembuhan terapi melanoma terkait dengan tahap keganasan kanker. Kemungkinan untuk penyembuhan melanoma lebih tinggi pada kanker yang masih berada di tahap awal. Apabila melanoma sudah menyebar, maka terapi akan semakin sulit. 

Tipe dari alternatif pengobatan melanoma tergantung dari tahap keganasan kanker. Beberapa pilihan terapi melanoma adalah sebagai berikut: 3, 5, 10, 11

  • Operasi/bedah, di mana melanoma diangkat bersama dengan sebagian kecil daerah kulit normal yang ada di sekitarnya. Umumnya ini dilakukan pada saat melanoma masih di tahap awal dan belum menyebar ke organ lain.
  • Kemoterapi dengan menggunakan obat yang digunakan untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Biasanya kemoterapi digunakan pada saat melanoma sudah menyebar ke bagian tubuh lain.
  • Radioterapi. Terapi ini digunakan dengan cara menerapkan radiasi dengan dosis terkontrol untuk membunuh sel-sel kanker.
  • Imunoterapi. Terapi ini menggunakan obat untuk membantu mengaktifkan sistem imun di dalam tubuh pasien sendiri untuk melawan kanker.
  • Targeted therapy dengan obat inhibitor. Sesuai dengan namanya, obat tipe ini relatif lebih selektif menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker dengan beraksi sebagai penghambat aktivasi dari ekspresi gen yang tidak normal/mutasi yang umumnya terjadi pada melanoma (seperti BRAF dan MEK yang berperan penting untuk tumbuhnya sel kanker).11 Obat inhibitor ini biasanya digunakan untuk kanker kulit yang sudah mencapai tahap keganasan dan tidak bisa dilakukan operasi karena penyebarannya sudah meluas.
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Referensi
Referensi
  1. Skin Cancer Foundation. Skin Cancer Information. http://www.skincancer.org/skin-cancer-information. Diakses 8 Maret 2016.
  2. Skin Cancer Foundation. Melanoma. http://www.skincancer.org/skin-cancer-information/melanoma. Diakses 8 Maret 2016.
  3. Melanoma/Skin Cancer Health Center. Skin Cancer Health Center Guide. http://www.webmd.com/melanoma-skin-cancer/melanoma-guide/default.htm. Diakses 8 Maret 2016.
  4. Centers for Disease Control and Prevention. Skin Cancer Statistics. http://www.cdc.gov/cancer/skin/statistics/. Diakses 8 Maret 2016.
  5. American Cancer Society. Melanoma Skin Cancer Overview. Retrieved from http://www.cancer.org/acs/groups/cid/documents/webcontent/003063-pdf.pdf . Diakses 8 Maret 2016.
  6. Markovic SN, et al. Malignant melanoma in the 21st century, part 1: epidemiology, risk factors, screening, prevention, and diagnosis. Mayo Clin Proc 2007; 82:364–80. PMID: 17352373.
  7. Abbasi NR, et al. Early diagnosis of cutaneous melanoma: revisiting the ABCD criteria. JAMA 2004; 292:2771–6.
  8. Garbe C, et al. Diagnosis and treatment of melanoma: European consensus-based interdisciplinary guideline. Eur J Cancer 2010; 46:270–83.
  9. Skin Cancer Foundation. Early Detection and Self Exams. http://www.skincancer.org/skin-cancer-information/early-detection. Diakses 8 Maret 2016.
  10. Dummer R, et al. Cutaneous Melanoma: ESMO Clinical Practice Guidelines for diagnosis, treatment and follow-up. Ann Oncol 2012; 23(suppl 7):vii86–vii91.
  11. Spagnolo F, Queirolo P. Upcoming strategies for the treatment of metastatic melanoma. Arch Dermatol Res. 2012 Apr; 304(3):177-84. https://www.aimatmelanoma.org/melanoma-treatment-options/fda-approved-drugs-for-melanoma/
  12. Skin Cancer Foundation. Prevention Guidelines. http://www.skincancer.org/prevention. Diakses 8 Maret 2016.


OTH/OTH/Q2/16/126

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL