Tinjauan Luas
Tinjauan Luas

Kanker paru-paru adalah semua penyakit keganasan pada jaringan paru-paru. Keganasan tersebut dapat berasal dari paru-paru sendiri (primer) maupun keganasan dari luar paru-paru (metastasis).1

Berdasarkan data WHO World Cancer Report 2012, kanker paru-paru merupakan kanker yang paling umum ditemukan di dunia selama beberapa dekade.2 Setiap menit, dua orang di dunia meninggal dunia akibat kanker paru-paru. Mayoritas penduduk terdiagnosa pada stadium lanjut karena ketidakjelasan gejala awal.3

Kanker paru-paru dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu3:

  • Kanker paru-paru bukan sel kecil (non-small cell lung cancer/NSCLC)
  • Kanker paru-paru sel kecil (small cell lung cancer/SCLC)

Sekitar 85% kasus kanker paru-paru yang ditemukan merupakan jenis NSCLC. Jenis tersebut memiliki perkembangan yang lebih lambat dibandingkan jenis SCLC, yang merupakan jenis kanker paru-paru yang sangat agresif dan secara dominan disebabkan oleh kebiasaan merokok.3

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Stadium3
Stadium3

Stadium I

Tumor berada di satu sisi paru-paru.

Stadium II

Tumor tumbuh di nodus limfa atau jaringan sekitarnya.

Stadium III

Tumor telah menyebar ke dalam rongga dada dan nodus-nodus limfa utama.

Stadium IV

Kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti: hati atau tulang.

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Gejala1
Gejala1

Pada tahap awal, kanker paru-paru tidak menyebabkan gejala apa pun. Gejala hanya akan muncul ketika perkembangan kanker telah mencapai suatu tahap tertentu. Berikut gejala-gejala awal yang timbul:

  • Batuk yang berkelanjutan dan bertambah parah, hingga akhirnya mengalami batuk darah
  • Mengalami sesak napas dan rasa nyeri di dada
  • Kelelahan tanpa sebab yang jelas
  • Pembengkakan pada muka atau leher
  • Sakit kepala
  • Sakit pada tulang (bahu, lengan atau tangan)
  • Berat badan menurun
  • Kehilangan nafsu makan
  • Suara menjadi serak
  • Kesulitan menelan atau sakit saat menelan
  • Perubahan pada bentuk jari, yaitu ujung jari menjadi cembung
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Faktor Risiko1
Faktor Risiko1

Sekitar 85-95% penyebab utama kanker paru-paru berhubungan dengan kebiasaan merokok. Biasanya kanker paru-paru dialami oleh laki-laki di atas usia 50 tahun. Laki-laki di atas usia 20 tahun yang merupakan perokok aktif dengan gejala respirasi lebih berisiko untuk terkena penyakit kanker paru-paru. Selain itu, beberapa faktor risiko lain penyakit kanker paru-paru adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia – berusia di atas 50 tahun
  • Faktor genetik (memiliki riwayat kanker paru-paru dalam keluarga)
  • Faktor karsinogen, meliputi: zat kimia, radiasi, virus, hormon dan iritasi kronis
  • Faktor perilaku/gaya hidup – kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Pemeriksaan3
Pemeriksaan3

Radiologi

  • X-ray - pemeriksaan ini dapat mendeteksi massa yang berada di dalam paru-paru atau pembesaran nodus limfa yang berada di dalam rongga dada.
  • Computed tomography (CT) scan – sebuah mesin komputer yang dapat memperlihatkan gambar-gambar di dalam tubuh untuk memastikan ukuran dan lokasi massa, serta kemungkinan penyebaran ke organ-organ lain.

Magnetic resonance imaging (MRI)

  • Scan – pemeriksaan ini menggunakan medan magnet untuk menciptakan sebuah gambaran pada rongga dada untuk menentukan lokasi dan penyebaran kanker.
  • Bone scan – pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi adanya penyebaran kanker ke tulang.

Pemeriksaan lain

  • Pemeriksaan tes darah abnormal – Pemeriksaan ini bertujuan untuk menemukan penyebaran kanker di tulang atau hati.

Apabila terdeteksi dini, kanker paru-paru memiliki potensi untuk dapat disembuhkan dengan cara pembedahan (membuang sel-sel kanker dari paru-paru).

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Penatalaksanaan1
Penatalaksanaan1
  • Pembedahan/operasi – pasien NSCLC lokal yang terdeteksi dini memiliki peluang keberhasilan terapi yang lebih baik dengan pembedahan.
  • Radioterapi – penatalaksanaan ini diberikan bagi pasien yang tidak dapat dibedah. Terapi ini dapat diberikan tunggal atau kombinasi kemoterapi.
  • Kemoterapi – sebagian besar dari kasus kanker paru-paru NSCLC yang terdiagnosa pada stadium lanjut diberikan kemoterapi sebagai penatalaksanaan, karena pembedahan sendiri tidak dapat membuang sel-sel kanker pada paru-paru.

Terapi biologis (target) – jenis baru pengobatan kanker yang menargetkan pada proses biologis tertentu yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan tumor. 

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Pencegahan1
Pencegahan1
  • Berhenti merokok dan menghindari asap rokok
  • Memilih menu makanan sehat
  • Berolahraga secara teratur
LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Fakta Kanker Paru-Paru
Fakta Kanker Paru-Paru


OTH/OTH/Q1/16/71

LIHAT SELENGKAPNYA
SEMBUNYIKAN DETAIL
Referensi
Referensi
  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Leaflet Hari Kanker Sedunia 2016. Kanker paru-paru, hal 1
  2. GLOBOCAN. Lung Cancer. Estimated Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide in 2012. 2012: http://globocan.iarc.fr/old/FactSheets/cancers/lung-new.asp, diakses tanggal 28 Juni 2016
  3. Roche. Oncology. A guide for journalists on Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) and its treatment. 2015: http://www.roche.com/med-lung-cancer.pdf, diakses tanggal 6 Juni 2016

OTH/OTH/Q2/16/145